{"id":967,"date":"2023-08-22T16:47:47","date_gmt":"2023-08-22T16:47:47","guid":{"rendered":"https:\/\/obserf.id\/?p=967"},"modified":"2023-08-23T15:18:05","modified_gmt":"2023-08-23T15:18:05","slug":"forum-gosip-daring-bagai-pedang-bermata-dua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/obserf.id\/index.php\/2023\/08\/22\/forum-gosip-daring-bagai-pedang-bermata-dua\/","title":{"rendered":"Forum Gosip Daring: Bagai Pedang Bermata Dua"},"content":{"rendered":"\n<p>Forum gosip daring sebenarnya bukan fenomena lama. Sebelum para selebgram buka suara baru-baru ini mengenai tindakan perundungan yang menimpa mereka di suatu forum gosip online, beberapa akun yang memang mengkhususkan diri untuk membahas gosip publik figur beserta aib-aibnya telah lebih dulu muncul. Salah satu yang terkenal adalah Lambe Turah (2015).<\/p>\n\n\n\n<p>Kehadiran forum daring di Indonesia dapat ditelusuri dari<a href=\"https:\/\/bantuan.kaskus.co.id\/hc\/id\/articles\/214603738-Sejarah-KASKUS#:~:text=KASKUS%20didirikan%20pada%20tanggal%206,studi%20di%20Seattle%2C%20Amerika%20Serikat.&amp;text=KASKUS%20sendiri%20bertujuan%20untuk%20mengobati,berita%2Dberita%20Indonesia%20yang%20diterjemahkan.\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">&nbsp;munculnya Kaskus<\/a>&nbsp;di akhir tahun 1999 sebagai tempat \u2018ngobrol\u2019 para mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi di luar negeri. Popularitas Kaskus berkembang di Indonesia dan menjadi&nbsp;<em>platform<\/em>&nbsp;bagi orang-orang Indonesia untuk berbicara mengenai topik apapun yang menarik perhatian.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian forum-forum pembicaraan daring lainnya ikut bermunculan dalam membahas suatu topik tertentu yang menjadi&nbsp;<em>concern<\/em>&nbsp;pengguna internet. Salah satunya yang dulu juga sempat&nbsp;<em>hits<\/em>&nbsp;adalah milis Yahoo! Groups. Bahkan&nbsp;<em>booming<\/em>-nya&nbsp;<a href=\"https:\/\/nasional.kompas.com\/read\/2021\/02\/16\/17092471\/uu-ite-yang-memakan-korban-dari-prita-mulyasari-hingga-baiq-nuril?page=all#:~:text=Penggunaan%20UU%20ITE%20yang%20membuatnya,di%20RS%20Omni%20Internasional%2C%20Tangerang.&amp;text=Curhatan%20Prita%20soal%20keluhan%20pelayanan,RS%20Omni%20akhirnya%20menggugat%20Prita.https:\/\/nasional.kompas.com\/read\/2021\/02\/16\/17092471\/uu-ite-yang-memakan-korban-dari-prita-mulyasari-hingga-baiq-nuril?page=all#:~:text=Penggunaan%20UU%20ITE%20yang%20membuatnya,di%20RS%20Omni%20Internasional%2C%20Tangerang.&amp;text=Curhatan%20Prita%20soal%20keluhan%20pelayanan,RS%20Omni%20akhirnya%20menggugat%20Prita.\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">kasus Prita Mulyasari&nbsp;<\/a>juga berawal dari forum di milis Yahoo! ini.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Mengapa Kita Bergosip?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam Teori&nbsp;<em>Narrative Paradigm<\/em>, Walter Fisher menyebutkan bahwa pada dasarnya manusia merupakan&nbsp;<em>homo narrative<\/em>&nbsp;yang suka bercerita (<em>storytelling<\/em>). Cerita adalah bentuk komunikasi mula-mula. Yuval Noah Harari dalam bukunya&nbsp;<em>Sapiens<\/em>&nbsp;lebih jauh menuliskan jika gosip yang selalu diawali dengan sentimen dan prasangka yang menghakimi malah menjadikan manusia berbeda dari spesies lain sehingga mampu menjadi penguasa di bumi.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh sebab itu, gosip adalah salah satu cara untuk mempertahankan keberlangsungan spesies manusia. Lebih penting untuk mengetahui gosip tentang siapa yang membenci kita, atau dengan siapa pacar kita berselingkuh, ketimbang mendapatkan informasi mengenai tempat makan&nbsp;<em>steak<\/em>&nbsp;terenak di Jabodetabek.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.verywellfamily.com\/understanding-the-impact-of-rumors-and-gossip-460625\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Gosip memiliki pengertian yang berbeda dengan rumor<\/a>&nbsp;yang didefinisikan sebagai potongan informasi yang belum terverifikasi dan disebarkan saat informasi itu belum diketahui benar atau tidak. Sedangkan gosip adalah sebuah cerita dengan detail yang (terkadang) dilebih-lebihkan, mengejutkan, dan seringkali disebarkan tanpa sepengatahuan yang digosipkan. Akibatnya yang \u2018korban\u2019 gosip sering merasakan sakit karena dikucilkan hingga dibenci banyak orang.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Ketika Gosip Media Sosial Jadi Ajang Pembunuhan Karakter<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Perkembangan teknologi gawai dan jaringan, terutama kanal media sosial, menyebabkan pengguna internet memiliki kesempatan akses informasi yang setara sehingga memunculkan praktik&nbsp;<em>citizen journalism<\/em>, di mana pengguna internet bisa bertindak selayaknya reporter\/jurnalis yang melaporkan suatu kejadian di tempat di mana mereka berada (Viktoria Mirvajova,&nbsp;<em>The Golden Age of Journalism<\/em>, 2013).<\/p>\n\n\n\n<p>Lambat laun internet turut pula dijadikan sebagai medium gosip yang bertujuan untuk mempengaruhi pengguna lainnya dalam memandang, mengomentari, dan menyikapi citra atau identitas online seseorang\/entitas&nbsp;<em>brand<\/em>&nbsp;yang dibangun di media sosial. Akun media sosial dan&nbsp;<em>platform<\/em>&nbsp;khusus pun dibentuk agar bisa mengakomodasi \u2018kebutuhan\u2019 para pengguna dalam menyebarkan cerita tentang seseorang\/<em>brand<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Gosip pada umumnya hanya menyerang persona\/entitas&nbsp;<em>brand<\/em>&nbsp;tertentu. Namun pada praktik yang berkembang justru cerita-cerita dalam forum gosip ini ikut menyeret pihak-pihak yang seharusnya tidak terkait, seperti keluarga dan sahabat. Pihak yang ikut terseret itu pun terkena imbas perundungan,&nbsp;<em>hate speech<\/em>, dan&nbsp;<em>hoax<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Dampak Positif Gosip di Dunia Maya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Suatu persona\/<em>brand<\/em>&nbsp;dituntut jeli dalam memanajemen animo percakapan yang terbangun dalam forum online. Sebab digosipkan oleh banyak orang sebenarnya bisa menjadi salah satu strategi<em>&nbsp;<\/em>pemasaran untuk menaikkan popularitas di dunia maya. Gosip yang \u2018dimainkan\u2019 dengan baik malah bisa mengarahkan opini publik untuk berpihak pada si \u2018korban\u2019.<\/p>\n\n\n\n<p>Gosip dalam forum daring memang merupakan upaya penyebaran sentimen negatif. Namun pada dasarnya, ramainya suatu gosip mengenai seseorang\/entitas&nbsp;<em>brand<\/em>&nbsp;justru dapat meningkatkan&nbsp;<em>awareness<\/em>&nbsp;dan peningkatan&nbsp;<em>traffic<\/em>&nbsp;terhadap akun yang menjadi target gosip tersebut. \u2018Korban\u2019 gosip sebenarnya bisa mengubahnya menjadi keuntungan berupa&nbsp;<em>exposure<\/em>&nbsp;dan tingginya&nbsp;<em>engagement<\/em>&nbsp;yang menjadi unsur penting&nbsp;<em>marketing<\/em>&nbsp;dalam membangun entitas online di media sosial (Okazaki, Rubio, &amp; Campo: 2014).<\/p>\n\n\n\n<p>Namun jika gosip yang tersebar sudah semakin tak tertahankan hingga mampu berdampak bagi kesehatan mental dan mempengaruhi relasi dengan orang lain, gosip perlu ditangkal dan dibantah agar malah tidak memperburuk keadaan. Maka dari itu, senantiasa berpikir strategik agar tidak menjadi korban gosip yang sia-sia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Forum gosip daring sebenarnya bukan fenomena lama. Sebelum para selebgram buka suara baru-baru ini mengenai tindakan perundungan yang menimpa mereka di suatu forum gosip online, beberapa akun yang memang mengkhususkan diri untuk membahas gosip publik figur beserta aib-aibnya telah lebih dulu muncul. Salah satu yang terkenal adalah Lambe Turah (2015). Kehadiran forum daring di Indonesia &hellip;<\/p>\n<p class=\"read-more\"> <a class=\"\" href=\"https:\/\/obserf.id\/index.php\/2023\/08\/22\/forum-gosip-daring-bagai-pedang-bermata-dua\/\"> <span class=\"screen-reader-text\">Forum Gosip Daring: Bagai Pedang Bermata Dua<\/span> Read More &raquo;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":589,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-967","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-digital-society"],"rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/obserf.id\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/home-hero-img.jpg",803,914,false],"landscape":["https:\/\/obserf.id\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/home-hero-img.jpg",803,914,false],"portraits":["https:\/\/obserf.id\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/home-hero-img.jpg",803,914,false],"thumbnail":["https:\/\/obserf.id\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/home-hero-img-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/obserf.id\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/home-hero-img-264x300.jpg",264,300,true],"large":["https:\/\/obserf.id\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/home-hero-img.jpg",803,914,false],"1536x1536":["https:\/\/obserf.id\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/home-hero-img.jpg",803,914,false],"2048x2048":["https:\/\/obserf.id\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/home-hero-img.jpg",803,914,false]},"rttpg_author":{"display_name":"obserfid","author_link":"https:\/\/obserf.id\/index.php\/author\/obserfid\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/obserf.id\/index.php\/category\/digital-society\/\" rel=\"category tag\">Digital Society<\/a>","rttpg_excerpt":"Forum gosip daring sebenarnya bukan fenomena lama. Sebelum para selebgram buka suara baru-baru ini mengenai tindakan perundungan yang menimpa mereka di suatu forum gosip online, beberapa akun yang memang mengkhususkan diri untuk membahas gosip publik figur beserta aib-aibnya telah lebih dulu muncul. Salah satu yang terkenal adalah Lambe Turah (2015). Kehadiran forum daring di Indonesia&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/obserf.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/967","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/obserf.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/obserf.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/obserf.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/obserf.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=967"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/obserf.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/967\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":968,"href":"https:\/\/obserf.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/967\/revisions\/968"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/obserf.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/589"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/obserf.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=967"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/obserf.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=967"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/obserf.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=967"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}